Pada tanggal 3-5 Desember 2024, kami akan menghadiri AgroFood di Jeddah, Arab Saudi. Di pameran ini, saya ingin fokus pada produk unggulan terbaru kami - Es Krim.
Es krim adalah makanan lezat yang dinikmati oleh semua usia, dan mencerminkan budaya daerah tempat es krim tersebut disajikan. Di Arab Saudi, industri es krim memuaskan keinginan masyarakat akan makanan manis; dengan beragam rasa dan bentuk yang terinspirasi oleh hewan, tumbuhan, dan buah-buahan lokal, es krim Arab Saudi merupakan sebuah perjalanan kuliner.
Manusia memiliki sejarah panjang dalam mengumpulkan dan menyimpan es dan salju untuk mengawetkan makanan dan membuat makanan penutup bersuhu rendah. Es krim pertama kali lahir di Tiongkok. Pada masa Dinasti Zhou, bangsa Tiongkok kuno telah menguasai teknologi penyimpanan es; pada masa Dinasti Yuan, Marco Polo pertama kali melihat es susu yang terbuat dari susu, manisan buah, buah-buahan, dan es batu, yang merupakan prototipe es krim. Pada abad ke-5, terdapat pedagang es di pasar Athena.
Es krim yang kita makan saat ini pertama kali muncul pada tahun 1671. Bahan-bahan mentahnya meliputi krim, gula, dan bunga jeruk dengan cita rasa unik, dan dapat dibuat dengan mudah hanya dengan menggunakan es batu sebagai pendingin. Kini es krim bukan lagi barang mewah, yang telah mengubah es krim dari makanan mewah yang dinikmati oleh segelintir orang menjadi makanan penutup biasa yang dapat dinikmati oleh masyarakat umum.
Beragam bentuk dan desain kreatif
Selain rasanya yang lezat, pembuatan es krim yang kami ekspor ke Arab Saudi merupakan bentuk seni tersendiri. Es krim dibuat dalam berbagai bentuk untuk mencerminkan hewan dan karya budaya dari berbagai tempat. Kreativitas desain-desain lezat ini mencerminkan semangat artistik perusahaan-perusahaan desain.
Fokus pada estetika ini bukan hanya untuk daya tarik visual, tetapi juga meningkatkan pengalaman keseluruhan dalam menikmati es krim. Bentuk yang unik dan warna-warna cerah menarik pelanggan untuk berinteraksi dengan makanan dengan cara yang menyenangkan dan berkesan. Pendekatan kreatif terhadap desain es krim ini mendukung gagasan bahwa makanan dapat menjadi ekspresi budaya dan identitas.
Tren perkembangan industri es krim
1. Tren kesehatan
Seiring meningkatnya kesadaran konsumen akan kesehatan, produk es krim dengan kandungan gula rendah, lemak rendah, bahan alami, dan unsur kesehatan lainnya semakin populer. Perusahaan-perusahaan beralih ke bahan-bahan seperti pemanis alami dan produk susu rendah lemak untuk memenuhi permintaan konsumen akan makanan yang lebih sehat.
2. Beragam rasa
Rasa es krim terus berinovasi, selain rasa tradisional, tetapi juga menggunakan bahan dan cita rasa Tiongkok, seperti bunga osmanthus, kacang merah, wijen hitam, dan unsur rasa dari bidang lain (seperti kopi, teh, anggur) yang dikombinasikan untuk menciptakan kombinasi rasa yang unik.
3. Pengayaan pengalaman sensorik
Konsumen memiliki tuntutan yang semakin tinggi terhadap pengalaman sensorik es krim, dan perusahaan mulai memperhatikan lapisan dan kekayaan rasa es krim, dengan menambahkan bahan-bahan dengan rasa yang berbeda atau menggunakan proses produksi khusus untuk meningkatkan daya tarik produk.
4. Tren kelas atas
Seiring dengan meningkatnya keinginan konsumen akan kualitas hidup, es krim secara bertahap menjadi produk kelas atas. Hal ini dilakukan melalui penggunaan bahan baku berkualitas tinggi, peningkatan proses produksi, dan berbagai cara lain untuk meningkatkan kualitas dan cita rasa produk, sehingga tercipta citra merek kelas atas.
5. Pengembangan saluran online
Dengan perkembangan pesat e-commerce dan ritel baru, merek es krim secara aktif memperluas saluran online, memperluas cakupan penjualan melalui platform e-commerce, pengiriman langsung, dan cara-cara lain untuk memenuhi kebutuhan pembelian yang nyaman bagi konsumen.
Kontak:
Beijing Shipuller Co., Ltd.
WhatsApp: +86 178 0027 9945
Web:https://www.yumartfood.com/
Waktu posting: 05-Des-2024