Kecap asin adalah bumbu cair tradisional Tiongkok. Terbuat dari kedelai, kedelai tanpa lemak, kacang hitam, gandum atau dedak, dan diseduh dengan air dan garam. Warnanya coklat kemerahan, dengan rasa yang unik dan lezat, dapat meningkatkan nafsu makan. Inti dari produksi kecap asin dengan metode kuno adalah pengeringan di udara terbuka, yang merupakan kunci untuk menghasilkan rasa yang unik.
Kecap asin berasal dari saus. Sejak tiga ribu tahun yang lalu, sudah ada catatan tentang pembuatan saus pada masa Dinasti Zhou di Tiongkok. Masyarakat buruh Tiongkok kuno menemukan pembuatan kecap asin secara tidak sengaja. Sebagai bumbu yang digunakan oleh kaisar-kaisar Tiongkok kuno, kecap asin paling awal dibuat dengan merendam daging segar, mirip dengan proses pembuatan saus ikan saat ini. Karena rasanya yang enak, kecap asin secara bertahap menyebar ke masyarakat, dan kemudian ditemukan bahwa kedelai memiliki rasa yang serupa dan harganya murah, sehingga banyak dikonsumsi. Pada masa awal, dengan penyebaran oleh para biksu Buddha, kecap asin menyebar ke seluruh dunia, seperti Jepang, Korea, dan Asia Tenggara. Pada masa awal, produksi kecap asin di Tiongkok merupakan semacam seni dan rahasia keluarga, dan pembuatannya sebagian besar dikendalikan oleh seorang ahli tertentu, dan teknologinya sering diturunkan dari generasi ke generasi atau diajarkan oleh sekolah para ahli untuk membentuk cara pembuatan tertentu.
Kecap asin benar-benar serbaguna di dapur. Kecap ini memberikan rasa yang unik, kompleks, dan kaya pada daging, ikan, saus, dan sayuran karena kandungan umami alaminya yang tinggi. Gunakan sebagai pengganti garam dapur dalam masakan sehari-hari Anda dan Anda akan segera menghargai bagaimana kecap ini menonjolkan cita rasa makanan Anda, tanpa membuatnya terlalu kuat.
Kecap asin dapat ditambahkan langsung ke makanan, dan digunakan sebagai saus celup atau penyedap rasa asin dalam masakan. Kecap asin sering dimakan bersama nasi, mi, dan sushi atau sashimi, atau dapat juga dicampur dengan wasabi bubuk untuk dicelupkan. Botol kecap asin untuk bumbu asin berbagai makanan umum ditemukan di meja restoran di banyak negara. Kecap asin dapat disimpan pada suhu ruangan.
Bahan-bahan: Air, Garam, Kedelai, Tepung terigu, Gula, Pewarna karamel (E150a), Monosodium glutamat (E621), 5,- Dinatrium ribonukleotida (E635), Kalium sorbat (E202)
| Barang-barang | Per 100g |
| Energi (KJ) | 87 |
| Protein (g) | 3.3 |
| Lemak (g) | 0 |
| Karbohidrat (g) | 1.8 |
| Natrium (mg) | 6466 |
| SPESIFIKASI. | 150ml*24 botol/karton |
| Berat Karton Kotor (kg): | 8,6 kg |
| Berat Karton Bersih (kg): | 3,6 kg |
| Volume (m³)3): | 0,015 m3 |
Penyimpanan:Simpan di tempat yang sejuk dan kering, jauhkan dari panas dan sinar matahari langsung.
Pengiriman:
Udara: Mitra kami adalah DHL, EMS, dan Fedex.
Laut: Agen pengiriman kami bekerja sama dengan MSC, CMA, COSCO, NYK, dll.
Kami menerima klien yang menunjuk perusahaan pengiriman barang. Bekerja sama dengan kami sangat mudah.
Di Asian Cuisine, kami dengan bangga menghadirkan solusi makanan yang luar biasa kepada pelanggan kami yang terhormat.
Tim kami siap membantu Anda menciptakan label sempurna yang benar-benar mencerminkan merek Anda.
Kami siap membantu Anda dengan 8 pabrik investasi mutakhir kami dan sistem manajemen kualitas yang kuat.
Kami telah mengekspor ke 97 negara di seluruh dunia. Dedikasi kami dalam menyediakan makanan Asia berkualitas tinggi membedakan kami dari para pesaing.